PUISI "KASIAHAN KAU, MENJADI LAKI LAKI"

Dalam dunia sosial lelaki di tuntut untuk menjadi tegar dan kuat; hal ini bertentangan dengan kenyataan yang di alami oleh seorang lelaki. Seringkali karena menahan rasa sedih banyak laki laki yang justru terjerumus dalam hal yang menyimpang seperti mabuk, bunuhdiri, memukul atau bahkan tindak kriminal lain nya.

Dalam beberapa penelitian juga menyatakan bahwa tingkat bunuh diri laki laki di dunia lebih tinggi di bandingkan perempuan, lalu bagaimana kita memaknai hal ini? apa sebenarnya yang di rasakan para laki laki yang di paksa untuk tidak ekspresisf? saya akan menuliskan puisi sesuai sudut pandang saya, sebagai seorang penulis yang merasa terus kurang dalam melindungi perempuan perempuan yang disayanginya.


KASIAHAN KAU MENJADI LAKI LAKI


Angin malam menerobos dibalik hujan dan dingin nya hati mu

Kasihan sekali, sedih namun tidak boleh lemah

Duhai adam, bagaimana dunia ini jahat kepada mu?

Apakah kekuasan yang menikam mu, atau keuangan yang membuat mu padam


Pagi di balik kabut kenalpot kau masih memikirkan bagaiman menjadi berguna

Kasihan sekali, melindungi hawa bukanlah tugasmu melainkan tuhan

Duhai kawan, apa yang menganggu fikirmu hari ini?

Apakah anak istri atau orang tua yang semakin menua menjemput lilah


Malam di balik selimut hanggat kau bersembunyi dari balik dunia 

Kasihan sekali, perasaan mu tidak penting demi uang dan ketahanan keluarga

Duhai para lelaki, mengpa kau begitu tegar mempertahankan topeng mu?

Apakah laki laki berhak untuk menangis? 

Jika tidak, maka lebih baik kau menangis di balik kematian mu nanti.


berikut adalah puisi buatan saya, tinggal kan jejak ya jika kamu menyukainya!



 


Komentar